Tampilkan postingan dengan label horor. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label horor. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 30 Januari 2010

Pocong Jalan Blora




Cast
Arumi Bachsin
Monique Henry
Garneta Haruni
Fikri Baladraf
Abdurahman Arif
Zidni Adam Jawas
Ridwan Ghany

Sinopsis
Rasa keingintahuan Sandra, Mei, Josh dan Joe mengenai keberadaan Penampakkan Pocong di Jalan Blora akhirnya terjawab dengan terror yang bertubi – tubi menghantui mereka satu – persatu. Hingga hidup mereka tidak tenang lagi sepulang dari tempat itu.
Suatu hari Sandra mendatangi tempat tinggal Mei, tapi hal yang mengejutkan menimpa Sandra, ternyata yang membukanya adalah orang yang tidak Ia kenal bernama Hilda. Sandra mulai berpikir kalau Mei telah hilang, hal ini diperkuat oleh keterangan Fredi, kekasih Mei yang mengaku tidak pernah bertemu dengan Mei setelah Mei pulang dari Blora. Sandra berusaha mencari Mei dengan meminta bantuan Hilda
Sebuah kejadian aneh menimpa Hilda yang membuatnya bisa melihat arwah orang yang sudah meninggal. Semenjak itu Ia selalu mendengar suara aneh dari dalam kulkas di Apartemennya. Kulkas itu terkunci dan karena tidak memiliki kuncinya, Hilda tidak dapat membuka kulkas itu sama sekali. Hilda juga seperti dihantui oleh arwah wanita yang menyerupai Mei. Atas saran sahabatnya Seno, maka Hilda langsung menemui Sandra dan memberitahukan bahwa Dia telah bertemu dengan Mei tapi tidak dalam wujud manusia melainkan arwah. Mendengar itu Sandra yakin hilangnya Mei ada hubungannya dengan Pocong Jalan Blora, dan Ia memutuskan untuk balik lagi ke tempat itu
Apa yang telah menimpa Mei? Jika Mei benar-benar telah meninggal, siapa pembunuhnya?


Review
Secara jujur saya mengakui kalau saya menonton film ini hanya untuk iseng ajah, soalnya lagi ingin yang serem-serem sih. Tapi begitu saya menonton keseluruhan film saya sama sekali tak merasakan rasa takut ataupun berdebar-debar. Yang saya lakukan hanya duduk manis dan menonton dengan bosannya.

Jalan cerita yang terlalu berbelit-belit dan karakter yang tak kuat membuat film ini jauh dari kata ‘layak untuk ditonton’, tapi masih jauh lebih baik dibandingkan dengan film identitas yang saya review pada sebelumnya.

Jadi jika anda ingin menonton film horor yang tidak menegangkan cobalah untuk menonton film ini. Saya jamin anda tak akan kecewa(kalau niatnya sesuai dengan apa yang dinyatakan sebelumnya hehehehe ). Selamat menonton ,,, (^^)


Rating : 6/10

Selasa, 12 Januari 2010

the Victim( ผีคนเป็น)



Cast
 Pitchanart Sakakorn as Ting/May
 Apasiri Nitibhon as Meen
 Penpak Sirikul as Fai
 Kiradej Ketakinta as Lieutenant Te
 Chokchai Charoensuk as Dr. Charun
 Sompong Tawee as Lieutenant Bee
 Rashane Limtrakul as Director
 Sompop Vejchapipat as Screenwriter
 Benjaporn Punyaying as Shooting crew manager

Sinopsis
Di Thailand, seorang calon aktris Ting (Pitchanart Sakakorn) diundang oleh Letnan Te (Kiradej Ketakinta) untuk bekerja untuk simulasi pembunuhan polisi untuk membantu penyelidikan.Bakatnya diakui p;eh banyak pihak, sehingga dia selalu diundang untuk berpartisipasi banyak kasus dan juga di opera sabun. Ting merasakan daya tarik besar bagi pembunuhan brutal terhadap mantan Miss Thailand Meen (Apasiri Nitibhon), yang tubuhnya tidak pernah ditemukan, hanya bagian-bagian dari potongan tubuhnya saja, lalu ia diminta untuk tampil memperagakan kasus tersebut di mana mantan suami Meen, Dr Jarun(Pitchanart Sakakorn) adalah tersangka utama. Ting merasa dirinya terhubung dengan roh Meen, yang membantunya untuk memecahkan misteri dan menemukan pembunuh yang sebenarnya, yaitu dokter bedah plastik yang lesbian Fai (Penpak Sirikul) yang terobsesi pada Meen.


Review
Menurut saya film ‘the victim’ atau dengan bahasa Thailandnya adalah Phii khon pen, merupakan salah satu film yang mampu membuat merinding. Saya akui kalau saya itu salah satu penakut yang nekat dan gemar menonton film horor, tapi itu biasanya berlaku jika saya menonton film-nya di bioskop, namun kalau di rumah sih biasa saja. Dan film ‘the victim’-lah salah satu film horor yang berhasil membuat saya ketakutan di rumah.

Jika dibandingkan dengan film Indonesia sih pasti jauh kualitas cerita dan efek keseramannya dan film ini jauh lebih unggul. Semula saat menonton film ini saya sempet merasa bosan juga sih, karena awalnya seperti kebanyakan film Thailand lainnya (seram iya, tapi formula sama). Begitu memasuki pertengahan cerita ada, film ini menyajikan sensasi baru. Ternyata alur cerita pada sinopsis di atas merupakan sebuah adegan syuting film dan pada pengambilan film selalu ada gangguan dari mahluk halus. Betul-betul di luar dugaan kan?

Meski dari segi horor film ini layak ditonton, namun sayangnya cerita sebenarnya film ini sangat sulit dicerna dan harus teliti baru mengetahui siapa pembunuhnya. Kelemahan film ini juga ialah menggunakan bahasa Thai yang oleh telinga kita sangat terdengar lucu(aneh).

Ada yang berani menontonnya??


Rating : 8/10

 

Featured